Pengertian dan Fungsi Perulangan Foreach dalam PHP

tutorial belajar PHP untuk pemula

Array merupakan tipe data yang biasa dipakai dalam membuat program memakai PHP. Kemampuan array dalam menyimpan banyak data dalam satu variabel akan sangat berfungsi untuk menyederhanakan dan mengirit pemakaian variabel.

Untuk menampilkan dan memproses data dari array, kita dapat memanfaatkan perulangan for, seperti contoh berikut ini:

<?php
$nama = array("Andre","Jaka","Sukma","Rina","Sarif");

for ($i=0; $i <5; $i++)

?>

Contoh diatas membuat perulangan for sebanyak 5 kali, dengan variabel counter $i dimulai dari angka 0 (sebab index array dimulai dari angka 0).

Tetapi sebagai metode alternatif untuk menampilkan array, saya akan merubah kode diatas dengan memakai perulangan foreach:

<?php
$nama = array("Andre","Jaka","Sukma","Rina","Sarif");

foreach ($nama as $val)

?>

Perulangan foreach diatas akan menampilkan seluruh isi array dengan perintah yang lebih singkat ketimbang memakai perulangan for.

Cara Penulisan Perulangan Foreach dalam PHP

Perulangan foreach merupakan perulangan khusus untuk pembacaan nilai array. Seperti yang sudah kita bahas pada tutorial tentang tipe data array: Mengenal Tipe Data Array dan Cara Penulisan Array dalam PHP, setiap array mempunyai pasangan key dan value. Key ialah ‘posisi’ dari array, dan value ialah ‘isi’ dari array.

Format dasar perulangan foreach ialah:

foreach ($nama_array as $value)
  • $nama_array ialah nama dari array yang sudah didefenisikan sebelumnya.
  • $value ialah nama ‘variabel perantara’ yang berisi data array pada perulangan itu. Kamu bebas memberikan nama untuk variabel perantara ini, meskipun biasanya banyak programmer memakai $value, atau $val saja.

Berikut ialah contoh perulangan foreach sebelumnya:

<?php
$nama = array("Andre","Jaka","Sukma","Rina","Sarif");

foreach ($nama as $val)

?>

Dalam contoh diatas, saya mendefenisikan variabel array $nama dengan format singkat, dan tanpa mendefenisikan key secara tertulis. Variabel $val merupakan variabel perantara pada contoh diatas. Perulangan itu akan diulang sebanyak data yang ada di dalam array, sehingga kita tidak harus harus menghitung seberapa banyak perulangan yang perlu dilakukan.

Bila kamu memerlukan nilai key dari array untuk bisa diproses, maka PHP menyediakan bentuk kedua dari perulangan foreach, dengan format dasar penulisan sebagai berikut:

foreach ($nama_array as $key => $value)

Perbedaan dengan format sebelumnya, disini PHP menyediakan variabel perantara kedua, yaitu variabel $key. Variabel $key ini menampung nilai key dari array.

Berikut ialah contoh penggunaannya:

<?php
$nama = array(
        1=>"Andre",
        6=>"Jaka",
        12=>"Sukma",
        45=>"Rina",
        55=>"Sarif");

foreach ($nama as $kunci =>$isi)

   echo "Urutan ke-$kunci ialah $isi";
   echo "<br />";

?>

Variabel array $nama saya defenisikan memakai key yang berbeda. Pada perulangan foreach, saya membuat variabel perantara $kunci =>$isi, sehingga didalam perulangan, variabel $kunci akan berisi key dari array, dan variabel $isi akan berisi nilai dari array.

Proses menampilkan dan memproses array bakal lebih mudah dengan memakai perulangan foreach dibandingkan perulangan dasar seperti for. Apalagi kita tidak harus mencari tahu seberapa banyak perulangan perlu dilakukan, sebab perulangan foreach akan otomatis berhenti pada data terakhir dari array.


Butuh Web Developer Makassar atau Jasa SEO di Makassar yang bergaransi? Jangan ragu dengan infanthree.com. Kami juga penyedia Jasa Pembuatan Aplikasi Android di Makassar yang terkemuka. Selain itu ada layanan SEM, SMM, Internet Marketing Agency Makassar dan Social Media, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik, hingga pelatihan komputer dan internet marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat