Cara Pembuatan Default Parameter pada Fungsi PHP

tutorial belajar PHP untuk pemula

Pengertian Default parameter dalam PHP

Default parameter ialah istilah untuk parameter yang mempunyai nilai awal, atau nilai default. Sebagai contoh, misalnya kita membuat fungsi sederhana: tambah(). Fungsi ini memerlukan 2 buah parameter, yaitu nilai yang mau ditambahkan.

Dengan menambahkan default parameter, kita dapat memanggil fungsi tambah() cuma dengan 1 inputan angka, atau justru tidak perlu sama sekali.

Perhatikan di dalam pembuatan fungsi, saya menulis tolok ukur kedua jadi $b=2. Inilah yang dimaksud dengan default tolok ukur. Bila tolok ukur $b tidak ditulis di waktu pemanggilan fungsi, nilai 2 akan dijadikan nilai awal. Dengan nilai default ini, kita dapat merancang fungsi dengan tolok ukur yang sifatnya opsional. Tolok ukur itu bisa diisi di waktu pemanggilan fungsi, tetapi bisa juga diabaikan. Sehingga bila fungsi dipanggil tanpa tolok ukur, nilai ini akan jadi nilai awal untuk fungsi itu. Fitur default tolok ukur dapat dimanfaatkan untuk membuat fungsi yang fleksibel, sebab di waktu pemanggilan fungsi kita tidak mesti menginputkan seluruh tolok ukur, namun apa yang dianggap perlu saja.

Cara Penulisan Default parameter dalam PHP

Untuk membuat default parameter, kita cuma butuh memberikan nilai awal di waktu pendefenisian parameter. Berikut ialah format dasar penulisan default parameter dalam PHP:

function nama_fungsi ($parameter1=nilai_default1,$parameter2=nilai_default2)

   // proses fungsi
   return nilai_akhir;
  • nama_fungsi ialah nama dari fungsi yang akan dibuat
  • $parameter1, $parameter2 ialah variabel yang akan menampung inputan atau argumen di waktu pemanggilan fungsi.
  • nilai_default1, nilai_default2 ialah nilai default untuk parameter. Nilai ini akan dipakai bila di waktu pemanggilan fungsi nilai parameter tidak diisi.
  • return nilai_akhir ialah arahan untuk mengembalian hasil pemrosesan fungsi.

Supaya lebih gampang memahami konsep default parameter, saya akan merubah fungsi pangkat() yang sudah kita rancang pada tutorial Cara Pengecekan Tipe Data Argumen untuk Fungsi PHP, berikut ialah contoh kode programnya:

";
echo "pangkat(3) = ".pangkat(3);
echo "
";
echo "pangkat(2,8) = ".pangkat(2,8);
echo "
";
echo "pangkat(3.5,3) = ".pangkat(3.5,3);
echo "
";
?>

Dalam contoh fungsi pangkat() saat ini saya tidak memakai fitur pengecekan tipe data supaya contoh program lebih sederhana. Di waktu mendefenisikan fungsi pangkat(), saya menambahkan nilai 2 sebagai default parameteruntuk parameter $pangkat. Sehingga bila fungsi pangkat() dipanggil tanpa parameter ke-2, berarti $pangkat akan diisi nilai 2. Saat pemanggilan fungsi pangkat(5), maka kita cuma memakai 1 buah argumen. Untuk argumen ke 2, akan diisi nilai default, yaitu 2. Sehingga fungsi yang akan dijalankan sebetulnya ialah pangkat(5,2). Tetapi saat pemanggilan fungsi pangkat(2,8), maka nilai parameter $pangkat akan memakai 8, bukan angka 2, sebab pada pemanggilan saat ini, saya membuat 2 buah argumen.

Penempatan Default parameter

Sebuah fungsi tidak dibatasi berapa banyak default parameter yang bisa dipakai, tetapi bila kamu mau membuat defaultparameter, dan pada fungsi yang sama juga memakai  parameter biasa, maka default parameter harus ditaruh di akhir pendefenisian parameter. Dengan kata lain, sesudah pendefinisian parameter dengan nilai default, tidak bisa ada parameter reguler sesudahnya. Contoh pendefenisian fungsi berikut ini akan mengakibatkan error dalam PHP:

function tambah($nilai1, $nilai2=3, $nilai3)

Hal ini terjadi sebab default parameter ditaruh sebelum parameter biasa. Contoh diatas semestinya di tulis sebagai:

function tambah($nilai1, $nilai2, $nilai3=3)

//atau

function tambah($nilai1, $nilai2=3, $nilai3=3)

Dalam kedua contoh itu, dafault parameter di taruh sesudah pendefenisian parameter biasa. Default parameter merupakan fitur yang dapat dimanfaatkan untuk membuat fungsi kita lebih fleksibel, sebab cara pemanggilan fungsi bisa dirancang dengan lebih sederhana. Untuk merancang fungsi yang lebih rumit, kita dapat membuat jumlah argumen yang tidak terbatas. Terkait hal ini kita akan mendiskusikannya dalam tutorial Pengertian Variable Parameter dalam Fungsi PHP.


Butuh Web Developer Makassar atau Jasa SEO di Makassar yang bergaransi? Jangan ragu dengan infanthree.com. Kami juga penyedia Jasa Pembuatan Aplikasi Android di Makassar yang terkemuka. Selain itu ada layanan SEM, SMM, Internet Marketing Agency Makassar dan Social Media, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik, hingga pelatihan komputer dan internet marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat