Uber Asia Tenggara akan Dijual ke Grab?

Uber Asia Tenggara akan Dijual ke Grab?

Informasi dengan judul ” Uber Asia Tenggara akan Dijual ke Grab? c” ini bisa Kamu lihat disini, dan masih banyak informasi teknologi ter-baru lainnya.

Ilustrasi UberDELIVER, layanan kirim barang dari Uber.

Uber bisa jadi layanan ride-sharing paling besar di dunia sekarang ini. Tetapi mereka kalah bersaing pada beberapa lokasi, termasuk di Asia Tenggara.

Tidak heran bila kembali berhembus kabar Uber akan langsung menjual unit usahanya di Asia Tenggara. Seperti diungkapkan CNBC, Uber sekarang ini bersiap menjual unit usahanya kepada Grab. Sebagai gantinya, Uber akan mendapatkan saham dari perusahaan ride-sharing asal Singapura itu.

Strategi ini mirip seperti yang dilakukan Uber di Tiongkok dan Rusia. Di Tiongkok, Uber menjual unit usahanya pada Agustus 2016 lalu. Sementara di Rusia, Uber setuju melakukan merger dengan pemain lokal Yandex.

Dara Kosrowsah (CEO Uber) mengakui, kegagalan bersaing pada beberapa lokasi ini jadi salah satu penyebab membengkaknya kerugian Uber tahun lalu. Kabarnya Uber menderita kerugian sebesar US$4,5 miliar selama tahun 2017, naik signifikan dari 2016 yang merugi US$2,8 miliar.

“Investasi yang kami tanam pada beberapa pasar baru memang mengakibatkan kerugian, tetapi hal itu memang perlu dilakukan” ungkap Dara. Alasannya, ekspansi itu diperlukan untuk menjaga momentum pertumbuhan yang jadi fokus Uber pada beberapa tahun belakangan. Uber juga dapat mengukur lokasi mana yang jadi berpotensi untuk dikembangkan.

Tetapi jelang rencana melakukan IPO pada tahun 2019, Uber sekarang sibuk melakukan perampingan supaya laporan keuangannya bisa lebih menarik investor. Penggabungan ini juga didukung Softbank, investor kelas kakap dari jepang yang menanamkan dana besar di Uber ataupun Grab. Bahkan Softbank rela memberikan saham dalam jumlah signifikan supaya Uber tertarik menjual unit usahanya di Asia Tenggara.

Tidak jelas kapan kapan merger ini akan terjadi. Tetapi bila betul, Grab praktis jadi raja layanan ride-sharing di Asia Tenggara. Sebelum merger ini saja, Grab telah menguasai 71% layanan ride-sharing di Asia Tenggara. Sekarang persaingan tinggal menyisakan dua petarung: Grab dan Gojek.

Dan pertarungan dipastikan akan sangat seru. Grab baru saja mendapatkan dana segar sebesar US$2,5 milyar dari Didi Chuxing dan SoftBank. Sementara Gojek mendapat kucuran dana US$1,2 milyar dari Temasek, Astra, Meitua Dianping, dan Google.

itulah artikel terkait ” Uber Asia Tenggara akan Dijual ke Grab? “.Walaupun Kamu telah selesai membaca artikel ini, Kami mengusulkan untuk membaca berita aslinya secara keseluruhan.

Silahkan kunjungi website officialnya dengan melakukan pencarian di google dengan judul ” Uber Asia Tenggara akan Dijual ke Grab? ” untuk membaca berita aslinya supaya tidak terjadi perbedaan makna berita
Sumber: grid id


Butuh jasa pembuatan website di Makassar? kontak kami. Jasa Pembuatan Aplikasi Android, Jasa SEO dan SEM, SMM, Internet Marketing Agency, Social Media Strategist Makassar, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik bisa kami lakukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *