Siapakah Raja Smartphone di India? Bukan Apple dan Samsung

Siapakah Raja Smartphone di India? Bukan Apple dan Samsung

Berita dengan judul ” Siapakah Raja Smartphone di India? Bukan Apple dan Samsung c” ini bisa Kamu baca disini, dan masih banyak berita teknologi terupdate lainnya. Namun harus Kamu tahu bahwa informasi ini berasal dari situs eksternal. Silahkan Kamu langsung ke website officialnya dengan melakukan pencarian di search engine dengan judul yang sama

Xiaomi Redmi Note 4

Siapa saja tahu, Apple dan Samsung ialah penguasa pasar smartphone di tiap negara. Apple menguasai pasar Amerika Serikat (AS) dan Samsung berkuasa di Korea Selatan dan Indonesia.

Tetapi, strategi pemasaran Apple dan Samsung tidak berdaya di India yang adalah salah satu pasar smartphone paling besar di dunia. Lembaga penelitian Canalys mengatakan pasar smartphone di India mengalami pertumbuhan hampir 6% pada triwulan keempat 2017 dengan pengiriman smartphone sebanyak 30 juta unit.

Hasilnya, Xiaomi memimpin pengiriman smartphone sebanyak 8,dua juta unit mengalahkan Samsung cuma 7,tiga juta unit. Selain Xiaomi dan Samsung, ada Vivo, Oppo, dan Lenovo yang berhasil masuk lima besar.

“Keberhasilan Xiaomi terletak kepada kebebasan yang diberikan dari kantor pusat Xiaomi India,” kata Ishan Dutt (Pemerhati Canalys) seperti dikutip Firstpost.

Sekarang ini Xiaomi dan Samsung menguasai lebih dari 50 persen pasar smartphone di India. “Susah bagi Xiaomi untuk mempertahankan posisinya sebab pangsa pasar di India sudah mencapai titik jenuh,” kata Rushabh Doshi (Pemerhati Canalys).

Bersiap IPO

Xiaomi menargetkan dana segar seharga USD 100 miliar atau sekitar Rp1.333 triliun dari initial public offering (IPO) atau pengajuan saham umum perdana sekalian jadi target pendanaan IPO paling besar dalam industri teknologi.

Sebelumnya, Alibaba Group sukses meraup dana USD25 miliar dari IPO pada 2014.

James Yan (Pemerhati Counterpoint Research) menilai ada dua alasan yang membuat para investor akan tertarik dengan penawaran IPO Xiaomi. Pertama, Xiaomi sukses menjalankan komunitas online (Mi Community) sebanyak 200 juta orang dan Xiaomi mampu mengungguli kompetitor lokalnya yang lebih mengandalkan penjualan sretail.

“Sekarang pasar smartphone Tiongkok sangat stabil bagi Xiaomi. Tetapi, Xiaomi sukses meningkatkan penjualan dari ekosistem sehingga mendorong valuasi Xiaomi,” katanya seperti dikutip Bloomberg.

Kedua, Xiaomi mempunyai pengembangan software yang handal ketimbang para kompetitornya.

Bila sukses, Xiaomi akan jadi perusahaan paling besar ke-6 di bursa efek Hongkong dengan kapitalisasi pasar di belakang grup asuransi AIA. Xiaomi pun sudah menunjuk perusahaan investasi saham dan perbankan asal AS, Goldman Sachs dan Morgan Stanley untuk jadi konsultan dan memimpin penjualan saham publik itu.

Sekarang ini Xiaomi sudah merambah Rusia, India, Indonesia dan Spanyol. Xiaomi juga berniat menjual perangkatnya di Amerika Serikat (AS) dengan melakukan penjajakan dengan operator di AS.

Xiaomi mengklaim total penjualannya naik dua kali lipat jadi 20 miliar yuan atau sekitar Rp41,4 triliun pada 2017. Xiaomi menargetkan pendapatan penjualan mencapai 70 miliar yuan pada 2021.

Di Tiongkok, Xiaomi bersaing dengan Huawei dan Oppo. Xiaomi mempunyai ambisi untuk membuka 1.000 toko ritel Xiaomi Mi Home secara global pada 2019. Jumlah itu dua kali lebih banyak ketimbang Apple Store.

 

Inilah artikel terkait ” Siapakah Raja Smartphone di India? Bukan Apple dan Samsung “.Meskipun Kamu sudah selesai menyimak berita ini, Kami menganjurkan untuk membaca berita aslinya secara mendalam.

Silahkan kunjungi situs officialnya dengan searching di google dengan judul ” Siapakah Raja Smartphone di India? Bukan Apple dan Samsung ” untuk melihat artikel aslinya supaya tidak terjadi perbedaan makna berita


Butuh jasa pembuatan website di Makassar? kontak kami. Jasa Pembuatan Aplikasi Android, Jasa SEO dan SEM, SMM, Internet Marketing Agency, Social Media Strategist Makassar, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik bisa kami lakukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *