Kurang Puas, Pemerintah Berikan SP II ke Facebook Indonesia

Kurang Puas, Pemerintah Berikan SP II ke Facebook Indonesia

Informasi dengan judul ” Kurang Puas, Pemerintah Berikan SP II ke Facebook Indonesia” berikut bisa Kamu lihat disini, dan masih banyak informasi teknologi ter-baru lainnya.

Facebook Cambridge Analytica

Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi mengirimkan Surat Peringatan Tertulis Kedua (SP II) kepada Facebook Indonesia terkait penyalah gunaan data dan skandal Cambridge Analytica.

Sebelumnya, Kominfo juga sudah mengirimkan Surat Peringatan Pertama pada 5 April lalu. Sejauh ini, Facebook sudah memberikan dua surat jawaban atas tiga surat yang diminta Kominfo. Tetapi, Kominfo menganggap data-data Facebook itu belum memuaskan dan belum menyertakan data yang diminta oleh Pemerintah Indonesia, sehingga langkah dan langkah pematuhan terhadap regulasi dilakukan dalam melindungi hak-hak masyarakat.

Skandal Cambridge Analytica mencuri sebanyak 87 juta pemakai Facebook secara ilegal untuk memenangkan Donald Trump sebagai presiden AS. Ironisnya, ada satu juta data pemakai Facebook asal Indonesia yang terlibat skandal itu.

Dalam SP II yang ditandatangani Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan itu, Kominfo meminta Facebook untuk memberikan penjelasan terkait penyalahgunaan data oleh pihak ke-3 di platform Facebook. Kominfo juga meminta laporan tertulis dari hasil audit dari aplikasi dan fitur Facebook yang dikembangkan oleh pihak ke-3.

Kominfo juga meminta Facebook untuk menjamin proteksi data pribadi pemakai, sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2016 tentang Proteksi Data Pribadi dalam Sistem Elektronik. Sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), Facebook wajib memenuhi standar Peraturan Menteri itu.

Kominfo mendorong Facebook untuk menutup aplikasi dan fitur kuis sebab berpotensi pencurian data pemakai secara ilegal. Selain Cambridge Analytica, ada perusahaan lainnya yang yang memakai modus serupa yaitu CubeYou dan AggregateIQ. Ketiganya membuat kuis dan uji kepribadian yang mengumpulkan data pemakai Facebook kemudian dipakai secara ilegal.

Batal ke DPR

Facebook juga menunda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi I DPR RI dengan Facebook Indonesia yang dijadwalkan hari ini, Rabu.

“Facebook-nya yang minta ditunda sebab nunggu testify (bersaksi)-nya (CEO Facebook) Zuckerberg di Kongres Amerika Serikat,” kata Hanafi Rais (Wakil Ketua Komisi I DPR RI)

Walau mengalami penundaan, Komisi I berencana tetap memanggil Facebook Indonesia, dijadwalkan kedua belah pihak bisa bertemua di minggu depan. “Jadi, kita panggil ulang Facebook Indonesia, Selasa depan,” katanya.

Itulah kabar mengenai ” Kurang Puas, Pemerintah Berikan SP II ke Facebook Indonesia “.Meskipun Kamu telah selesai menyimak berita ini, Kami mengusulkan untuk membaca artikel aslinya secara keseluruhan.

Silahkan kunjungi website resminya dengan melakukan pencarian di search engine dengan judul ” Kurang Puas, Pemerintah Berikan SP II ke Facebook Indonesia ” untuk membaca artikel oroginalnya agar tidak terjadi kesalahan makna informasi
Sumber: grid id


Butuh jasa pembuatan website di Makassar? kontak kami. Jasa Pembuatan Aplikasi Android, Jasa SEO dan SEM, SMM, Internet Marketing Agency, Social Media Strategist Makassar, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik bisa kami lakukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *