Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 Resmi Dimulai

Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 Resmi Dimulai

Berita dengan judul ” Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 Resmi Dimulai” berikut bisa Kamu lihat disini, dan masih banyak berita teknologi ter-baru lainnya.

Gerakan Menuju 100 Smart City tahap kedua resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan penyelenggaraan assesment terhadap 116 kota/Kabupaten yang dilakukan di Pustiknas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ciputat, Tangerang Selatan pada 5-7 Maret 2018 ini. Dari proses assesment ini, akan dipilih 75 kota/Kabupaten yang akan mengikuti gerakan tahun kedua ini.

Sebagai informasi, Gerakan Menuju 100 Smart City ialah inisiatif yang digagas Kominfo untuk membantu pemerintah kota dan kabupaten dalam memanfaatkan teknologi. Dari gerakan ini, diharapkan tiap kota/Kabupaten mempunyai masterplan smart city yang akan diterapkan dalam 5-10 ke depan.

Tahun 2017 kemarin, gerakan ini telah menghasilkan 24 kota/Kabupaten yang sudah mempunyai masterplan. Tahun ini, ditargetkan 75 kota/Kabupaten yang akan mengikuti jejak serupa, sehingga tahun depan diharapkan terbentuk 100 kota/kabupaten di Indonesia yang siap jadi kota cerdas.

Herry Abdul Aziz (Staf Ahli Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika) menyebut gerakan ini harus dapat mendorong momentum inisiatif terkait smart city di Indonesia. “Digitalisasi di pemerintahan ialah sebuah kebutuhan, apalagi untuk layanan publik”. Sekarang ini, inisiatif terkait smart city memang telah banyak dilakukan dalam berbagai daerah di Indonesia. Tetapi Herry melihat, gerakan ini masih sporadis dan belum terstruktur. “Sebab itu, kami berharap Gerakan Menuju 100 Smart City ini akan membuat semangat pembangunan smart city ini dapat lebih merata dan terstruktur” tambah Heri.

Firmansyah Lubis (Direktur Kominfo) menyebut assesment ini akan menilai daerah yang amat siap dalam mengikuti Gerakan ini. “Tujuan assesment ini merupakan memilih 75 kota/Kabupaten dari 116 calon yang sudah kami undang” ungkap Firman. Penilaian sendiri akan melihat bermacam-macam faktor, seperti kemampuan keuangan daerah, visi pemimpin daerah, sampai kesiapan SDM di setiap daerah.

Butuh Political Will

Selain Kemkominfo, gerakan ini juga disokong oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian PAN, Bappenas, dan Kantor Staf Kepresidenan. Gensly SE, M.PA (Kepala Subdit Peningkatan Kapasitas Daerah, Kemendagri) berharap gerakan ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Saya harap, seluruh rencana terkait smart city bisa difokuskan pada layanan wajib terlebih dulu” ungkap Gensly. Dia mengambil contoh Kabupaten Probolinggo yang dapat masyarakatnya bisa mengelola KTP dalam waktu 10 menit, walaupun berada di Gili Ketapang, pulau kecil berjarak 8km dari pantai utara Probolinggo.

Gensly juga menekankan pentingnya political will kepala daerah untuk melaksanakan masterplan yang telah dibuat. “Jangan sampai saat rencana induk telah jadi, tetapi sebab pemimpin baru beda selera, rencana itu tidak dilaksanakan” tambah Gensly.

Demikianlah kabar tentang ” Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 Resmi Dimulai “.Walaupun Kamu telah selesai membaca berita ini, Kami menganjurkan untuk membaca artikel aslinya secara keseluruhan.

Silahkan ke situs officialnya dengan melakukan pencarian di search engine dengan judul ” Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 Resmi Dimulai ” untuk membaca berita aslinya supaya tidak terjadi kesalahan makna informasi
Sumber: grid id


Butuh jasa pembuatan website di Makassar? kontak kami. Jasa Pembuatan Aplikasi Android, Jasa SEO dan SEM, SMM, Internet Marketing Agency, Social Media Strategist Makassar, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik bisa kami lakukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *