Cara mengatasi error Port 80 in use by “Unable to open process” di XAMPP

tutorial belajar PHP untuk pemula

Saat kita mau menjalankan aplikasi XAMPP, apakah itu baru install ataupun telah lama tidak dijalankan, kadang-kadang muncul error: Port 80 in use by “Unable to open process”. Saat ini saya akan mengulas Cara mengatasi error Port 80 in use by “Unable to open process” di XAMPP ini dan apa yang mengakibatkannya.

Pengertian Port dalam Jaringan Komputer

Baris error XAMPP: Port 80 in use by “Unable to open process” sebetulnya terjadi sebab port 80 untuk web server apache telah digunakan oleh aplikasi lain.

Simpelnya, port ialah ‘jatah’ rute komunikasi antar aplikasi komputer. Setiap aplikasi (apalagi yang terkait dengan jaringan) memerlukan sebuah nomor unik untuk saling berinteraksi.

Sebagai contoh, aplikasi FTP memakai port 20 dan 21, aplikasi Secure Shell (SSH) menggunakan port 22, dan aplikasi Hypertext Transfer Protocol (HTTP) memakai port 80. Daftar lengkap nomor port ini dapat mendatangi: wikipedia.org.

Bila sebuah port telah dipakai, aplikasi lain tidak dapat memakai port yang sama. Untungnya, nomor port ini dapat diubah bergantung kebutuhan. Angka port yang dapat diinput ialah dari 0 sampai 65535.

Mengatasi XAMPP yang tidak berjalan

Kembali ke judul tutorial kita, error XAMPP: Port 80 in use by “Unable to open process” pada umumnya terjadi sebab di komputer sudah terinstall (dan telah berjalan) sebuah aplikasi yang memakai port 80. Port 80 ialah port default untuk sistem Hypertext Transfer Protocol (HTTP), sehingga banyak aplikasi lain yang juga memakai port yang sama.

Aplikasi populer yang biasa memakai port 80 ialah Skype. Bila kamu sedang menjalankan aplikasi ini, hampir dipastikan apache bawaan XAMPP tidak dapat berjalan. Tetapi jika belum pernah menginstall skype, kita berpindah ke ‘tersangka’ lain.

Aplikasi kedua yang juga memakai port 80 ialah web server bawaan windows: IIS (Internet Information Server). Di dalam sistem operasi windows telah tersedia web server yang berfungsi serupa dengan apache, namun pada umumnya secara default tidak aktif. Bila kamu pernah mengutak-atik sistem windows, mungkin saja aplikasi ini jadi aktif dan mengambil jatah port 80 kita yang amat berharga.

Aplikasi terakhir yang amat sering jadi biang kerok error ini merupakan: XAMPP. Sangat bisa dimaklumi sepanjang kita belajar web programming akan selalu menginstall dan uninstall XAMPP, apakah itu saat tugas mendadak dari dosen, atau sedang iseng mau membuka buku PHP yang telah dibeli 2 tahun yang lalu.

Bila aplikasi XAMPP diinstall sebagai service, maka dia akan segera berjalan saat Windows dihidupkan. Sehingga sesekali kita tak sadar bahwa apache telah berjalan di port 80 yang kemungkinan besar dari aplikasi XAMPP yang diinstall 2 tahun lalu. Saat kita mencoba menginstall kembali XAMPP versi paling baru, hasilnya? Port 80 in use by “Unable to open process” 🙂

Mencari aplikasi yang memakai port 80

Ketimbang kita menduga-duga aplikasi yang (mungkin) belum pernah diinstall, disarankan kita cari dalang dibalik semua ini. Untungnya XAMPP memberikan informasi error yang amat berharga.

Sebagai contoh kasus, inilah pesan error yang saya raih saat menjalankan apache:

18:10:47 [Apache] Problem detected!
18:10:47 [Apache] Port 80 in use by "c:xamppapachebinhttpd.exe" with PID 7180!
18:10:47 [Apache] Apache WILL NOT start without the configured ports free!
18:10:47 [Apache] You need to uninstall/disable/reconfigure the blocking application
18:10:47 [Apache] or reconfigure Apache and the Control Panel to listen on a 
different port

Dari pesan error diatas, langsung terlihat tersangka utamanya ialah sebuah aplikasi di alamat: “c:xamppapachebinhttpd.exe”. Yang tak lain ialah aplikasi XAMPP juga (yang sengaja saya hidupkan).

Tetapi dalam kasus lain, pesan error ini tidak dapat memberi tahu aplikasi mana yang memakai port 80:

10:35:12 AM [Apache] Problem detected!
10:35:12 AM [Apache] Port 80 in use by "Unable to open process" with PID 7180!
10:35:12 AM [Apache] Apache WILL NOT start without the configured ports free!
10:35:12 AM [Apache] You need to uninstall/disable/reconfigure blocking application
10:35:12 AM [Apache] or reconfigure Apache and the Control Panel to listen on a 
different port

Saat ini kita tidak mendapatkan informasi aplikasi apa yang memakai port 80. Tetapi sebetulnya dapat dicari dari keterangan: “with PID 7180”.

PID ialah singkatan dari “process ID”, yaitu identitas internal sebuah aplikasi oleh sebuah sistem operasi. Ini serupa dengan nomor KTP dari setiap aplikasi yang sedang berjalan. Oleh sebab itu, kita tinggal mencari tahu apa aplikasi yang memakai PID 7180. Nomor PID ini kemungkinan besar akan berbeda, bergantung urutan proses yang sedang berjalan.

Untuk mencari tahu nama aplikasi berdasarkan nomot PID, kita dapat memakai Task Manager. Silahkan jalankan Task Manager, lalu tekan tab Services.

Tetapi seperti yang tampak tak ada aplikasi dengan PID 7180!. Ini sebab task manager ‘menyembunyikan’ kebanyakan process yang berjalan di Windows. Sebagai alternatif, kita dapat memakai aplikasi Process Explorer yang lebih sakti.

Aplikasi Process Explorer ialah aplikasi gratis yang serupa dengan task manager, tetapi dengan fitur yang lebih bagus. Kamu bisa memperolehnya di alamat https://technet.microsoft.com. Aplikasi Process Explorer berukuran kecil (sekitar 1MB), dan tak mesti diinstall. Cukup di unzip dan langsung jalankan file procexp.exe.

Seperti yang tampak, dengan memakai Process Explorer, kita dapat mencari aplikasi ber PID 7180. Yang pada contoh ini tak lain ialah aplikasi Apache HTTP Server. Mungkin saja aplikasi yang kamu jumpai akan berbeda.

Untuk menghentikan aplikasi ini, cara yang amat baik ialah mencari folder aplikasi itu, dan uninstall. Atau cara paling cepat dapat pula dengan klik kanan nama aplikasi itu dan pilih Kill Process. Kemudian coba jalankan kembali XAMPP Control Panel.

Bila semuanya berjalan baik, saat ini Apache telah dapat berjalan memakai port 80.

Dalam tutorial saat ini kita sudah mendiskusikan cara menangani error XAMPP sebab port 80 sudah dipakai oleh aplikasi lain.

Bila cara diatas telah dijalankan dan masih terdapat error, alternatif solusi selanjutnya yaitu dengan menukar port apache dan mysql. Terkait tahap-tahap untuk ini, akan saya bahas pada tutorial terpisah.


Butuh Web Developer Makassar atau Jasa SEO di Makassar yang bergaransi? Jangan ragu dengan infanthree.com. Kami juga penyedia Jasa Pembuatan Aplikasi Android di Makassar yang terkemuka. Selain itu ada layanan SEM, SMM, Internet Marketing Agency Makassar dan Social Media, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik, hingga pelatihan komputer dan internet marketing.

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *