Konversi String Jadi Array PHP dengan Fungsi explode

tutorial belajar PHP untuk pemula

Fungsi explode() ialah fungsi PHP yang dipakai untuk memecah sebuah string jadi array, atau dengan kata lain mengkonversi string jadi array. Dalam tutorial belajar PHP saat ini kita akan mengulas cara pemakaian fungsi explode().

Pengertian Fungsi explode

Fungsi explode() dalam PHP dipakai untuk menkonversi string jadi array. Dalam memecah sebuah string jadi array, fungsi explode() memerlukan beberapa argumen. Berikut ialah format dasar dari fungsi explode dalam PHP:

array explode (string $delimiter , string $string [, int $limit ] )

Penjelasan dari format diatas ialah:

  • Nilai kembalian fungsi explode berupa sebuah array.
  • Argumen pertama ($delimiter) diisi dengan string karakter yang dipakai sebagai ‘pemecah’ string jadi array.
  • Argumen kedua ($string) diisi dengan string yang akan dikonversikan.
  • Argumen ketiga yang sifatnya opsional ($limit) diisi dengan batasan jumlah array yang mau dihasilkan. Argumen ketiga ini bertipe angka (integer) dan dapat berupa nilai positif atau negatif.

Sebagai contoh, dalam kode program berikut ini saya memecah string $kalimat = “satu dua tiga empat lima” jadi array:

<?php
$kalimat = "satu dua tiga empat lima";
$arr_kalimat = explode (" ",$kalimat);
var_dump ($arr_kalimat);
 
// array(5) 
?>

Dalam string $kalimat diatas, saya memakai ‘spasi’ sebagai pemisah kata sehingga untuk memecah string itu, spasi ini akan jadi pembatas (delimeter) untuk fungsi explode.

Bila string awal dipisahkan dengan karakter koma, titik, atau yang lain, kita dapat memakainya sebagai karakter delimeter, seperti contoh berikut:

<?php
$kalimat = "satu, dua, tiga, empat, lima";
$arr_kalimat = explode (", ",$kalimat);
var_dump ($arr_kalimat);
 
// array(5) 
?>

Saat ini string $kalimat dipisah dengan tanda ‘spasi dan koma’, sehingga saya tinggal menulis fungsi explode (“, “,$kalimat).

Argumen ketiga fungsi explode() bersifat opsional. Argumen ini dapat diisi dengan angka (integer) positif ataupun negatif. Bila diisi dengan angka positif, maka angka disini menunjukkan jumlah batasan element array yang akan dihasilkan. Langsung saja kita praktik memakai contoh:

<?php
$kalimat = "satu, dua, tiga, empat, lima";
$arr_kalimat = explode (", ",$kalimat, 3);
var_dump ($arr_kalimat);
 
// array(3) 
?>

Bisa kamu perhatikan bahwa meskipun string $kalimat semestinya bisa dipecah jadi 5 element array, namun hasil dari fungsi explode (“, “,$kalimat, 3) cuma menghasilkan 3 element array, sesuai dengan angka “3” dari argumen ketiga. Untuk element ke-3 array, PHP akan mengambil semua string sampai akhir.

Tetapi bila kita memasukkan nilai negatif, hasilnya akan berbeda:

<?php
$kalimat = "satu, dua, tiga, empat, lima";
$arr_kalimat = explode (", ",$kalimat, -3);
var_dump ($arr_kalimat);
 
// array(2) 
?>

Saat ini cuma 2 element array yang dihasilkan. Ini terjadi sebab angka “–3” berarti: kurangi total element array sebanyak 3. Jika saya memakai fungsi explode ‘biasa’, akan terdapat 5 element array yang dapat dihasilkan (seperti contoh pertama dalam tutorial ini), tetapi sebab saya menambahkan nilai -3 pada argumen ke 3, hasil akhirnya akan dikurangi sebanyak 3 element (5 – 3 = 2 element).

Dalam tutorial belajar PHP di infanthree saat ini, kita sudah mendiskusikan pengertian dan cara penggunaan fungsi explode(). Fungsi explode sendiri dipakai untuk mengkonversi sebuah string jadi array dalam PHP.


Butuh Web Developer Makassar atau Jasa SEO di Makassar yang bergaransi? Jangan ragu dengan infanthree.com. Kami juga penyedia Jasa Pembuatan Aplikasi Android di Makassar yang terkemuka. Selain itu ada layanan SEM, SMM, Internet Marketing Agency Makassar dan Social Media, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik, hingga pelatihan komputer dan internet marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *