Hujan Meteor Geminid Masih Bisa Dilihat, Ini Saatnya

Hujan Meteor Geminid Masih Bisa Dilihat, Ini Saatnya

Berita dengan judul ” Hujan Meteor Geminid Masih Bisa Dilihat, Ini Saatnya” ini asalnya dari situs lain. Silahkan Kamu langsung kunjungi website resminya dengan searching di search engine dengan judul yang sama

Bila Kamu terlewat menyaksikan hujan meteor Geminid semalam sampai dini hari tadi, jangan kecewa. Karena, pada Kamis malam 14 Desember 2017, pemerhati langit masih dapat menyaksikan hujan meteor itu.

Nanti malam, hujan meteor Geminid masih lumayan bisa disaksikan. Karena, nanti malam termasuk beberapa jam sesudah puncak hujan meteor itu terjadi.

Pegiat astronomi Langitselatan, Avivah Yamani mengungkapkan, menurut data International Meteor Shower, puncak hujan meteor Geminid berlangsung pada 14 Desember 2017 pukul 13.30 WIB, sebab puncak berlangsung di waktu siang hari maka hujan meteor tidak tampak.

“Semalam itu jelang puncak, malam ini beberapa jam sesudah puncak. Intensitas (penampakan hujan meteor) masih sama,” tutur Avivah kepada VIVA, Kamis 14 Desember 2017.

Ia menuliskan, buat yang mau berburu hujan meteor Geminid dapat menyaksikan ke arah rasi kembar Gemini. Karena, di titik ini lah hujan meteor akhir tahun ini bersumber.

Managing  Content 365 Days of Astronomy Project Director itu mengungkapkan, rasi Gemini terbit pada jam 20.00 WIB dan akan mencapai titik kulminasinya pada jam 01.44 WIB.

Soal saat terbaik untuk pantauan hujan meteor ini, Avivah menunjukkan, yaitu saat rasi Gemini telah beranjak naik dari ufuk timur dan lumayan tinggi dari horizon. Waktu itu sesudah pukul 22.00 WIB.

“Walaupun arah datang meteor dari rasi Gemini, pemerhati dapat melihat lintasan meteor Geminid di seluruh arah. Rasi Gemini bisa didapati di arah timur laut rasi Orion si pemburu,” tulis pendiri dan pemilik di laman Langitselatan itu.

Hujan meteor ini akan timbul cukup terang, karena pada puncak hujan meteor, bulan masih sabit tipis. Dengan begitu, distorsi cahaya di langit akan menurun dan pemerhati dapat menyaksikan lesatan pecahan debu dan serpihan yang ditinggalkan oleh asteroid 3200 Phaethon.

Dilansir dari Space, hujan meteor Geminid melaju masuk ke atmosfer Bumi dengan kecepatan sekitar 127.500 kilometer per jam, bandingkan dengan hujan meteor Perseid (214.400 kilometer per jam), hujan meteor Orionid (237.500 kilometer per jam), dan hujan meteor Leonid (260.700 kilometer per jam).

Kecepatan hujan meteor Geminid yang lebih lambat sebagian sebab Bumi tidak menabrak partikel arus meteor yang jatuh secara langsung. Karena lainnya sebab partikel bekas asteroid 3200 Phaethon mengikuti orbit yang relatif lambat di sekitar Matahari. (art)

Inilah artikel terkait Hujan Meteor Geminid Masih Bisa Dilihat, Ini Saatnya. Walaupun Kamu telah selesai membaca artikel ini, Kami menganjurkan untuk membaca berita aslinya secara mendalam.
Silahkan kunjungi situs officialnya dengan melakukan pencarian di google dengan judul ” Hujan Meteor Geminid Masih Bisa Dilihat, Ini Saatnya ” untuk membaca artikel aslinya agar tidak terjadi perbedaan makna informasi


Butuh jasa pembuatan website di Makassar? kontak kami. Jasa Pembuatan Aplikasi Android, Jasa SEO dan SEM, SMM, Internet Marketing Agency, Social Media Strategist Makassar, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik bisa kami lakukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *