Cara Penulisan Fungsi var_dump() di PHP

tutorial belajar PHP untuk pemula

Pada tutorial ini kita akan mengulas cara pemakaian salah satu fungsi penting pada proses pembuatan program maupun pencarian kesalahan (debugging), yaitu fungsi var_dump(). Dalam pembahasan tentang operator, kita akan selalu memakai fungsi var_dump() untuk melihat proses yang terjadi di dalam PHP.

Mengenal Fungsi var_dump()

Sebab sifat variabel dalam PHP yang tidak bertipe (Loosely Typed Language), dalam pembuatan program PHP sebuah tipe variabel bisa “berubah” jadi tipe lainnya. Perubahan ini tergantung operator yang dipakai. Seperti yang kita lihat di saat pembahasan tentang tipe data boolean, tipe data string “aku”, bisa jadi tipe data boolean TRUE.

Perhatikan contoh kode berikut:

<?php
$a= 5; $b=8; $c=4.5;

$hasil1=$a+$b;
$hasil2=$a+$c;
$hasil3=$a.$b;

echo "$hasil1: $hasil1 <br/>"; //13
echo "$hasil2: $hasil2 <br/>"; //9.5
echo "$hasil3: $hasil3 <br/>"; //"58"
?>

Dari contoh kode diatas, variabel $a dan $b bertipe integer, dan variabel $c bertipe float. Tetapi variabel $hasil1, $hasil2 dan $hasil3 akan bertipe integer, float, dan string secara berurutan.

Salah satu aturan di dalam PHP, bila operator penyambungan string (karakter titik) dipakai untuk tipe data integer, dengan otomatis PHP akan mengkonversinya jadi string, sehingga:

5(integer) + 8(integer) = 13(integer)
5(integer) . 8(integer) = 58(string)

Proses konversi ini dilakukan dengan otomatis oleh PHP, sehingga kita membutuhkan sebuah fungsi untuk mengetahui secara lebih spesifik tipe data dan nilai sebuah variabel. Untuk kebutuhan inilah PHP menyediakan fungsi var_dump().

Cara Penulisan Fungsi var_dump()

Untuk memastikan tipe data dari sebuah variabel, PHP menyediakan fungsi yang amat berguna, apalagi untuk proses pengujian dan pencarian kesalahan (debugging), yaitu fungsi var_dump.

Fungsi var_dump memerlukan inputan variabel yang akan diperiksa. Berikut contoh pemakaian fungsi var_dump:

<?php
$a= 5; $b=8; $c=4.5;

$hasil1=$a+$b;
$hasil2=$a+$c;
$hasil3=$a.$b;

echo "$hasil1:"; var_dump($hasil1); //int(13)
echo "<br >"; // 
echo "$hasil2:"; var_dump($hasil2); //float(9.5)
echo "<br >";
echo "$hasil3:"; var_dump($hasil3); //string(2) "58" 
?>

Dari tampilan hasil kode PHP itu, fungsi var_dump() selain menampilkan hasil variabel, juga memperlihatkan jenis tipe dari variabel itu. Fitur ini akan sangat berguna pada proses pembuatan kode program PHP yang lebih rumit untuk menghindari kesalahan.

Perhatikan pula hasil dari var_dump($hasil3), hasil fungsi var_dump ialah string(2) “58”. Angka 2 disini menjelaskan panjang dari variabel string itu.

Di dalam pembahasan tentang operator, saya akan selalu memakai fungsi var_dump ini nantinya. Untuk memulai pembahasan tentang operator dalam PHP, saya akan memulai dengan jenis-jenis operator aritmatika dalam PHP.


Butuh Web Developer Makassar atau Jasa SEO di Makassar yang bergaransi? Jangan ragu dengan infanthree.com. Kami juga penyedia Jasa Pembuatan Aplikasi Android di Makassar yang terkemuka. Selain itu ada layanan SEM, SMM, Internet Marketing Agency Makassar dan Social Media, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik, hingga pelatihan komputer dan internet marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat