BPS Akan Mendata Lengkap Pelaku E-Commerce

BPS Akan Mendata Lengkap Pelaku E-Commerce

Informasi dengan judul ” BPS Akan Mendata Lengkap Pelaku E-Commerce ” berikut berasal dari website lain. Silahkan Kamu langsung ke website resminya dengan melakukan pencarian di google dengan judul yang sama

Badan Pusat Statistik bersama Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) sedang menghitung data transaksi perusahaan perdagangan online atau e-commerce.

Menurut Kepala BPS Kecuk Suhariyanto penghitungan data jadi salah satu cara untuk menghitung indikator perekonomian, termasuk tingkat inflasi.

Dia mengungkapkan, data yang akan dihitung BPS di antaranya penjualan, investasi asing dan lokal, transaksi, metode pembayaran, tenaga kerja serta teknologi.

Dengan seperti itu, Suhariyanto meminta praktisi usaha untuk bekerja sama dalam penghitungan data e-commerce yang akurat sampai pertengahan Januari 2018.

Adapun referensi waktu data akan dipaparkan secara kuartalan pada 2015 dan 2016, serta secara bulanan pada tahun ini.

“Kami akan mengusahakan di pertengahan Februari tahun depan telah mendapatkan figur nilai yang pasti, sehingga secara makroekonomi bisa ditelusuri lebih spesifik,” kata ia di Hotel Borobudur Jakarta, Jakarta, Jumat 15 Desember 2017.

Tidak cuma itu, Suhariyanto menjelaskan bila para pelaku e-commerce juga akan diklasifikasikan ke dalam sembilan kategori, yaitu marketplace atau e-retail, classified horizontal, classified vertical, travel, transportasi, specialty store, daily deals, logistic, dan payment.

Nantinya, dia menambahkan, data-data ini akan berguna tidak cuma untuk penyusunan kebijakan terkait ekonomi digital, tetapi juga bagi ekonomi makro.

“Contohnya soal unique pembeli. Dari sana kita dapat lihat bagaimana kecenderungan konsumsi masyarakat yang pada akhirnya bisa mempengaruhi inflasi,” papar Suhariyanto.

Berdasarkan data BPS, tujuan masyarakat mengakses internet untuk belanja sebesar 11,33 persen.

Pada semester I-2017, pemakaian e-commerce mencapai 6,69 persen dari konsumsi, yaitu US$18,61 miliar atau sekitar Rp248,2 triliun.

Suhariyanto menjelaskan sudah melakukan survei kecil-kecilan di triwulan III-2017, di mana dari 10 ribu keluarga terdapat 14,32 persen masyarakat yang pernah berbelanja produk lewat daring.

Demikianlah artikel mengenai BPS Akan Mendata Lengkap Pelaku E-Commerce. Walaupun Kamu sudah selesai membaca berita ini, Kami menganjurkan untuk membaca artikel aslinya secara mendalam.
Silahkan kunjungi situs officialnya dengan melakukan pencarian di google dengan judul ” BPS Akan Mendata Lengkap Pelaku E-Commerce ” untuk melihat artikel oroginalnya supaya tidak terjadi perbedaan makna informasi


Butuh jasa pembuatan website di Makassar? kontak kami. Jasa Pembuatan Aplikasi Android, Jasa SEO dan SEM, SMM, Internet Marketing Agency, Social Media Strategist Makassar, Pembuatan Logo, Konten, Video, Maskot dan Instalasi jaringan ataupun mikrotik bisa kami lakukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *